183 orang meninggal dunia akibat badai Seroja di NTT

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu bersama Wagub NTT, Josef A.N.Soi

Lensahati.com-Kupang. Sebanyak 181 orang meninggal dunia akibat bencana alam siklon tropis seroja di NTT. Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Alam Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT di Aula El Tari, Kupang, Rabu (14/4).

“Berdasarkan data dari lapangan korban jiwa meningkat menjadi 181 orang, 47 orang dinyatakan hilang, 250 orang mengalami luka-luka, total pengungsi 49.512 orang, rumah rusak berat sejumlah 17.124 unit, rumah rusak sedang 13.652 unit, dan rumah rusak ringan 35.733 unit,” jelas Josef dalam keterangan tertulis, Kamis (14/4).

Ia mengatakan kondisi saat ini banyak wilayah terisolir yang sudah bisa dijangkau oleh tim satgas penanganan bencana untuk melakukan evakuasi para korban dan pengiriman bantuan.

“Hari ini Bapak Gubernur mengunjungi daerah Sumba dan memberikan bantuan disana dan saya juga kunjungi Kabupaten Alor dan memberikan bantuan di Desa Lipang, Waesika, Maipeang dan Desa Mainang,” ujarnya.

“Saat kunjungan tadi juga kami melibatkan dengan tokoh agama, agar bisa membantu pemulihan mental bagi anak-anak yang mengalami trauma terutama bagi yang keluarganya meninggal. Kami juga datangkan psikolog untuk membantu mereka disana,” kata Josef.

Ia juga menjelaskan, untuk pemulihan infrastruktur saat ini mulai dilakukan diantaranya perbaikan jembatan-jembatan kecil yang dikerjakan berbagai pihak terutama TNI dan Polri serta PUPR.

(YS)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x