Minat baca menurun, literasi harus menjadi gerakan bersama di Matim,NTT

Bupati Manggarai Timur (Matim), provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Agas Andreas (duduk/tengah) ketika membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan oleh SMK Tiara Nusa, di Desa Golo Kantar, Kecamatan Borong, Kamis (18/3). Sumber Foto: Lenshati.com

 

Lensahati.com.Harus mengakui bahwa sekarang ini minat baca generasi muda sangat rendah. Perkembangan tekhnologi dan ketergantungan yang cukup tinggi pada media online dengan beragam informasi yang ditawarkan membuat keinginan, kemauan dan minat membaca buku menurun cukup signifikan.

Hal itu disampaikan Bupati Manggarai Timur (Matim), provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Andreas Agas ketika membuka kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan oleh SMK Tiara Nusa, di Desa Golo Kantar, Kecamatan Borong, Kamis (18/3).

Ia menjelaskan, literasi adalah kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu.

“Kemampuan berbicara, menulis dan memecahkan masalah dapat diasah dan menjadi semakin baik dengan banyak membaca,” ujarnya.

Dikatakan, tekhnologi dengan perkembangannya menawarkan banyak alternatif informasi dan hiburan. Hal ini, kata dia, membuat orang tua dan para guru mendapatkan tugas tambahan, untuk mengawasi dan membantu anak-anak agar mendapatkan informasi yang benar sesuai dengan kebutuhan dan usia.

“Karena setiap penulis, secara otomatis sudah melewati tahapan membaca, berpikir dan tentu saja menulis serta berkreasi,”

Ia menegaskan, membaca buku dalam bentuk apapun, digital maupun buku cetak, akan selalu memberikan sesuatu yang baru bagi perkembangan wawasan dan hidup, bukan hanya anak-anak, tetapi juga orang tua dan semua yang bisa membaca.

“Itulah mengapa ajakan untuk banyak membaca selalu didengungkan oleh pemerintah, para guru dan orang tua dalam setiap kesempatan, kami sudah merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Ia memaparkan, untuk meningkat minta membaca, maka literasi harus menjadi sebuah gerakan bersama. Keluarga sebagai “sekolah” yang pertama dan utama bagi anak-anak memiliki tanggung jawab untuk menanam dan menumbuhkan benih literasi pada anak.

Selanjutnya kata dia, sekolah bersama para guru kemudian menyempurnakan dan meningkatkan kemampuan anak-anak dengan metode dan sistem belajar yang telah ditentukan (kurikulum).

“Saya sebagai Bupati Manggarai Timur bangga dan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini, khususnya untuk pihak sekolah dan Yayasan SMK Tiara Nusa yang dengan luar biasa mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan literasi para siswa dan guru dengan melaksanakan bimbingan teknis Penulisan Karya Tulis Ilmiah,” ungkapnya.

Bupati Manggarai Timur itu berharap, kegiatan tersebut membawa manfaat untuk semua pihak, selain mendukung gerakan literasi secara nasional, yang utama adalah mempersiapkan generasi muda Manggarai Timur yang cakap dan memiliki kemampuan dasar yang baik untuk semua bidang kehidupan.

Ia menambahkan, cara terbaik meningkatan kualitas karakter, kompetensi dan kesejahteraan seseorang adalah dengan menanamkan budaya literasi. Sedangkan cara terbaik untuk menanamkan budaya literasi yang kuat pada seseorang adalah dengan menjadikannya penulis.

“Karena setiap penulis, secara otomatis sudah melewati tahapan membaca, berpikir dan tentu saja menulis serta berkreasi,” tutupnya.

Pantauan Lensahati.com, kegiatan ini dilaksanakan oleh SMK Tiara Nusa Borong bekerja sama dengan Media Pendidikan Cakrawala NTT.

Media Cakrawala NTT sebagai salah satu implementasi dari Gerakan Literasi nasional yang dicanangkan oleh Kemendikbud pada tahun 2016.

Kegiatan tersebut untuk menanamkan kecintaan guru dan peserta didik terhadap literasi dasar (membaca dan menulis). Serta membangun budaya literasi disekolah dengan memaksimalkan kemampuan guru dan murid dalam hal menulis.

(Yos Syukur).

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x