Polisi Antisipasi Karhutla di Manggarai Barat

Manggarai Barat. Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA) yang terjadi di wilayah Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memprihatinkan, kata Kapolres Mabar dalam keterangan tertulis yang diterima Lensa Hati, senin, 17 Agustus 2020.

Menurutnya, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA) di Manggarai Barat sangat besar, karena di wilayah tersebut masih banyak terdapat kawasan hutan dan padang savana yang dipenuhi oleh tumbuhan semak belukar dan rumput ilalang.

Kapolres Mabar itu mengatakan, mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, pihaknya mengeluarkan imbauan agar masyarakat mengetahui tentang adanya larangan Membakar Hutan dan Lahan (KARHUTLA).

“Imbauan itu juga bermaksud agar masyarakat mengetahui, dampak, sanksi hukum serta  denda bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan,” ujar dia.

Kapolres Manggarai Barat itu menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Pasal 78 ayat (3) menyebut, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 15 tahun dan denda maksimal 5 miliar rupiah.

“Musim kemarau seperti saat ini sangat berpotensi terjadinya kebakaran Hutan dan Lahan. Apalagi diwilayah kepulauan banyak terdapat padang savana,” katanya dia.

Kapolres Manggarai Barat juga telah memerintahkan anggota dalam jajarannya, khususnya yang di wilayahnya terdapat kawasan hutan dan padang savana untuk melakukan koordinasi dan melaksanakan kegiatan patroli bersama dengan Dinas Kehutanan pada saat siang dan malam hari.

Selain berpatroli, lanjut dia, petugas mengedukasi masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla bagi kelestarian hidup flora dan fauna serta kelangsungan hidup satwa liar yang bermukim di area hutan yang terbakar serta dampak ekonomi pariwisata yang ditimbulkan akibat peristiwa ini.

“Harapannya dengan adanya sosialisasi bahaya dan dampak Karhutla, warga kabupaten Manggarai Barat mengetahui tentang adanya larangan membakar hutan dan lahan serta benar-benar dapat memahami dampak negatif akibat perbuatannya serta adanya sanksi hukum yang telah menantinya bila masih nekat melakukan aksi pembakaran Hutan dan lahan,” tutup dia. (YS)

 

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments