Polres Mabar beberkan perkembangan perkara pemboman ikan di TNK

 

Lensahati.com-Manggarai Barat. Kepolisian Resort Manggarai Barat, Polda NTT membeberkan Perkembangan Penanganan Perkara penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di kawasan Taman Nasional Komodo, Senin (12/4).

Team gabungan Penyidik Polres Manggarai Barat yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu Yoga Darma Susanto, bekerjasama dengan PPNS Gakum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk melakukan penyidikan terhadap pelaku PemBoman Ikan yang terjadi di kawasan Taman Nasional Komodo pada hari Sabtu tanggal 10 April 2021.

Kapolres Manggarai Barat AKBP Bambang Hari Wibowo, melalui Kasat Reskrim Iptu Yoga Darma Susanto, menyebutkan nama-nama para tersangka yang telah di tahan, yaitu,

E (27 Thn) Laki-laki, berlamat di desa Bajo Pulau Kecamatan Sape Kabupaten Bima – NTB.

I ( 28 Thn) Laki laki Alamat: desa Bajo Pulau Kecamatan Sape Kabupaten Bima – NTB.

Y (22 Thn) Laki Laki. Alamat, desa Bajo Pulau Kecamatan Sape Kabupaten Bima – NTB.

Barang Bukti yang di sita yaitu

Satu unit perahu motor warna dan mesin penggerak beserta oerahu sampan.

Puluhan botol dan bahan bahan peledak yang digunakan untuk melakukan pengeboman.

Dan beberapa barang bukti lainnya yang digunakan dalam aksi tersebut.

 

Dikatakannya, para tersangka melanggar Undang – undang RI. Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya Alam Hayati dan Ekosistemnya ancaman 5 tahun penjara dan Undang-Undang No.12 tahun 1951 tentang Kedaruratan ancaman 20 tahun penjara.

“Semua tersangka telah diamankan di ruang tahanan Polres Manggarai Barat untuk diproses lebih lanjut,” tegas Kasat Reskrim Polres Mabar, Iptu Yoga.

(YS)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x