21 rumah warga Sumba Tengah rusak akibat badai Seroja

Foto: Pohon Tumbang meenggangu akse transportasi. Lensahati.com

Badai siklon seroja juga menyebabkan kurang lebih 35 hektar lahan pertanian warga Sumba Tengah terendam banjir.

Lensahati.com-Sumba Tengah. Sebanyak 21 rumah warga di Kabupaten Sumba Tengah, provinsi Nusa Tenggara Timur rusak berat, akibat badai siklon seroja. 

Selain gedungmerusak rumah warga, badai siklon seroja juga merusak satu unit PAUD dan  satu unit rumah ibadat rusak serta satu unit jembatan juga mengalami kerusakan.

Kerusakan rumah warga dan fasilitas pendidikan serta infrastruktur dipicu oleh badai siklon seroja yang melanda wilayah Kabupaten Sumba Tengah sejak tanggal 5 sampai dengan 6 April 2021.

Badai siklon seroja juga menyebabkan kurang lebih 35 hektar lahan pertanian warga Sumba Tengah terendam banjir.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Sumba Tengah Timotius Kalikuta ketika dikonfirmasi, Rabu (7/4).

Ia melaporkan bahwa ada lima kecamatan di Kabupaten Sumba Tengah yang terdampak badai seroja tersebut.

Dikatakannya, dampak bencana di Kecamatan Umbu Ratu Nggay Tengah. Tepatnya di Desa Weluk Praimemang menyebakan sebanyak 10 unit rumah warga rusak dan satu unit gedung PAUD dan satu rumah ibadah mengalami kerusakan.

Sedangkan untuk Kecamatan Ratu Nggay, kata Timotius, khususnya di desa Soru, badai siklon seroja menyebakan satu unit rumah warga rusak dan kurang lebih 10 hektar lahan pertanian terendam banjir.

Selanjutnya, kata Timotius, dampak siklon seroja di kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, di Desa Matawai Kajawi dan Desa Praimadeta menyebabkan kurang lebih 25 hektar lahan pertanian terendam banjir.

Sedangkan di Kecamatan Katikutana, lanjunya, badai siklon seroja mengamuk di Desa Dewa Jara dan Desa Makata Keri menyebabkan dua unit rumah warga rusak berat.

Selanjutnya, seroja melanda Kecamatan Katikutana Selatan, Desa Tana Modu dan Desa Wai Manu, yang menyebabkan delapan unit rumah warga dan satu unit gedung PAUD rusak.

Disampaikannya, selain merusak rumah dan fasilitas pendidikan, siklon seroja juga meruska satu unit jembatan dan kurang lebih 1,5 hektar lahan pertanian terendam banjir.

“Sampai saat ini, belum ada laporan korban jiwa,” tegasnya.

Ia menambahkan, saat ini tim sedang meninjau dan mendata lokasi kejadian serta memberikan bantuan logistik kepada korban.

Timotius mengimbau warga masyarak Sumba Tengah agar menjauhi lokasi rawan bencana dan mengungsi ke tempat yang aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (YS).

 

 

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x