Cuaca buruk, rumah dan fasilitas umum di Manggarai rusak

Lensahati.com-Manggarai. Badai siklon tropis Seroja yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan banjir, tanah longsor yang menyebabkan korban jiwa.

Di Kabupaten Manggarai. Akibat intensitas curah hujan yang tinggi disertai angin kencang selama beberapa hari terakhir menimbulkan sejumlah kerusakan dibeberapa tempat.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Lody Moa dalam keterangan tertulis, Senin (5/4).

Laporan bencana
Lody menjelaskan, hingga Senin (5/4), pukul 12.00 wita, total laporan sementara kejadian bencana yang masuk ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai mencapai 32 laporan.

ia merincikan, dari 32 laporan tersebut, dengan rincian, bencana akibat angin kencang sebanyak 25 laporan, gelombang pasang 1 laporan, tanah bergerak 1 laporan, tanah longsor 2 laporan, dan banjir 3 laporan.

Rumah dan fasilitas umum yang rusak
Dikatakan, total fasilitas terdampak akibat bencana ini sebanyak 41 unit. Dengan rincian rumah warga 25 unit, fasilitas umum tujuh unit, fasilitas pemerintah enam unit, dan fasilitas pendidikan tiga unit.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 24 fasilitas mengalami rusak berat dan 17 fasilitas lainnya rusak ringan,” kata Lody.

Tempat kejadian angin kencang
Lody memaparkan, untuk laporan bencana akibat angin kencang berasal dari empat kecamatan yakni Kecamatan Satarmese Utara satu laporan, Kecamatan Cibal dua laporan, Kecamatan Ruteng dua laporan dan Kecamatan Langke Rembong 20 laporan.

“Angin kencang ini mengakibatkan pohon tumbang dan sejumlah rumah warga rusak ringa dan berat,” jelasnya.

Laporan gelombang pasang
Ia melanjutkan, laporan gelombang pasang terjadi di Desa Robek, Kecamatan Reo. Kejadian ini, kata Lody mengakibatkan sejumlah rumah dan jalan rabat beton rusak.

Sedangkan laporan tanah bergerak,lanjutnya, berlokasi di Desa Lalong, Kecamatan Wae Ri’i. Kejadian ini mengakibatkan sejumlah rumah warga terancam rubuh.

Laporan tanah longsor
Kabag Prokopim Setda Manggarau itu menambhakan, laporan tanah longsor terjadi di Desa Wewo, Kecamatan Satarmese. Kejadian ini menyebabkan ruas jalan tertimbun longsor

Laporan banjir
Dijelaskannya, untuk laporan banjir terjadi di dua kecamatan dengan rincian satu laporan banjir dari Desa Hilihintir, Kecamatan Satarmese Barat. Banjir mengakibatkan saluran irigasi Wae Mau II rusak berat.

Selanjutnya satu laporan dari Desa Paka, Kecamatan Satarmese. Kejadian ini menyebabkan saluran irigasi sekunder Wae Mantar II rusak berat.

Satu laporan dari Desa Iteng, Kecamatan Satarmese, menyebabkan kerusakan pada ruas jalan Pong Kukung menuju Melo.

Lody menmabahkan, terhadap laporan bencana tersebut, pihak BPBD Kabupaten Manggarai telah melakukan monitoring dan penanganan terhadap sejumlah laporan bencana.

“Untuk wilayah di luar Kecamatan Langke Rembong, BPBD berkoordinasi dengan dinas terkait dan pihak kecamatan untuk penanganan sejumlah bencana,” tutupnya.

Penulis: YS

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x