Gubernur dukung PMKRI tetap kritis dalam membangun NTT

 

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) beraudiensi bersama Ketua Presidium perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang, Alfred Saunoah, Rabu (31/3).

Era kepemimpinan saya, organisasi pemuda yang ada di NTT mesti dibekali intelektual yang cukup, guna mengkritisi setiap program yang dilaksanakan pemerintah dan kerja nyata melalui keterlibatannya dalam melaksanakan pembangunan di NTT.

Lensahati.com-Kupang. Gubernur provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) agar tetap kritis dan terlibat aktif dalam membangun NTT.

Ia menegaskan, desain Pemuda NTT dalam berorganisasi saat ini harus didasarkan pada intelektualitas dan kerja nyata guna memberikan tawaran model pembangunan daerah ini.

“Era kepemimpinan saya, organisasi pemuda yang ada di NTT mesti dibekali intelektual yang cukup, guna mengkritisi setiap program yang dilaksanakan pemerintah dan kerja nyata melalui keterlibatannya dalam melaksanakan pembangunan di NTT,” ujar Gubernur Viktor.

“Saya menginginkan PMKRI dan organisasi pemuda lainnya terlibat dalam kegiatan Pertanian dan Peternakan serta Pariwisata yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi. Karena kalau saya bekerja sendiri tidak mampu, harus bersama untuk membangun NTT,” tegasnya melalui keterangan tertulis, Kamis (1/4).

Gubernur VBL mengajak PMKRI kerja nyata sambil tetap memfasilitasi kegiatan demonstrasi sebagai bagian dari dukungan aktualisasi pemuda.

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) foto bersama Ketua dan pengurus Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang, Rabu (31/3).

“Ruang untuk kerja nyata bagi adik-adik ada saat ini dan sangatlah mudah. Misalkan sektor pertanian yaitu program TJPS, lahan ada dimana, kami siapkan benih, pupuk dan traktor,” tegasnya.

Hasilnya, lanjut Gubernur, bisa dinikmati, akan tetapi idealisme pemuda dalam mengkritisi setiap kebijakan pemerintah tetap dilaksanakan, karena itu bagian dari pembelajaran dalam organisasi. Bahkan pemerintah pun siap memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Kalau desain ini berjalan maka terjadi saling respect (menghormati) antara pemerintah dan organisasi Pemuda,” ajak Gubernur Viktor.

Gubernur juga menegaskan, Besipae merupakan kawasan pusat pertumbuhan ekonomi yang dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat.

Dikatakan, Besipae sementara dalam proses pembangunan Kawasan Hutannya, Pengembangan Pertanian dan Peternakan serta infrastruktur pendukung lainnya.

“PMKRI cabang Kupang boleh ikut terlibat didalamnya, bawa desain program kerjasamanya kepada saya, kita tindaklanjuti”, ungkap Gubernur.

Sementara itu, Ketua Presedium PMKRI Cabang Kupang, Alfred Saunoah dalam audiens tersebut mendiskusikan terkait langkah konkrit pemerintah dalam mewujudkan Besipae sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru.

“Bapak Gubernur, kehadiran kami sebagai perwakilan organisasi untuk bersama pemerintah mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Besipae,” jelas Saunoah. (Yos Syukur)

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x