Kabupaten Matim layak anak, semoga bukan hanya slogan semata

Kegiatan workshop Kabupaten Matim layak anak,Rabu 24 Maret 2021, Foto: Lensahati.com

Lensahati.com-Borong.Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berkomitmen sebagai kabupaten layak anak.Semoga hal ini bukan hanya menjadi slogan semata, namun bisa dirasakan oleh semua orang bahwa kabupaten Manggarai Timur ini betul-betul sebagai kabupaten layak anak.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Boni Hasudungan Siregar kepada Lensahati.com, setelah memberikan materi dalam kegiatan workshop yang dilaksanakan di aula lantai dua, Kantor Koperasi Kredit Abdi Manggarai Timur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Rabu 24 Maret 2021.

Kegiatan workshop tersebut mengusung tema “Peningkatan Kapasitas Gugus Tugas dan Penyususnan Rencana Aksi Daerah Kabupaten Layak Anak Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut dilaksanakan selama tiga hari dan akan berakhir pada hari Jumat 26 Maret 2021.

Kepada media ini, Sekda Manggarai Timur itu menjelaskan, Pemerintah Matim sudah berkomitmen sebagai kabupaten layak anak. Ada lima cluster, cluster kelima yaitu perlindungan khusus terhadap anak, kata Boni.

Ia mengatakan, layak anak harus mulai dari rumah, sekolah dan tempat umum lainnya. “Bagaimana dia nyaman dengan keluarga di rumah. Kadang kekerasan terhadap anak terjadi di rumah, sekolah dan tempat lain,” pungkasnya.

“Kita siapkan perangkatnya serta mensosialisasikan agar anak-anak terlindungi mulai dari rumahnya, sekolah dan tempat-tempat umum,” ujarnya.

Boni menjelaskan, komitmen pemerintah Kabupaten Manggarai Timur sebagai kabupaten layak anak sungguh nyata. Hal itu, kata dia, bisa dibuktikan melalui Perda sebagai landasan kerja serta termuat dalam RPJMD,khusunya dalam misi ke empat.

Menurutnya program kabupaten layak anak di kabupaten Manggarai Timur berada dalam bingkai visi pembangunan Kabupaten Manggarai Timur periode 2019-2024, yaitu mewujudkan masyarakat Manggarai Timur yang sejahtera berdaya dan berbudaya.

Dikatakan, pelaksanaan kabupaten layak anak ada pada visi misi ke-4 di Kabupaten Manggarai Timur yaitu mewujudkan kabupaten ramah perempuan dan layak anak.

Kegiatan workshop ini, lanjut dia, bertujuan agar setiap dinas menyusun rencana aksi daerah selama tiga hari ke depan.

“Harus dievaluasi apa yang dilakukan dinas, mana yang sudah dilakukan atau belum, kalau sudah dilakukan bergerak sampai dititik mana sehingga sampai ke titik terakir,” ungkapnya.

“Saya terbiasa dengan kerja yang terukur dan terencana sampai tuntas. Rencana aksi daerah ini harus segera selesai,” tegasnya.

Ia menegaskan, komitmen menjadikan kabupaten Manggarai Timur sebagai kabupaten layak anak membutuhkan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas serta kerja ikhlas dari semua pihak.

Boni menambahkan, semua pihak harus bersinergi untuk mewujudkan Kabupaten Manggarai Timur sebagai kabupaten ramah anak.

 Ditegaskan, baik masyarakat maupun pemangku kepentingan dan pelaku penyelenggara pembangunan Kabupaten Manggarai Timur harus saling bersinergi.

“Dengan bersinergi maka dengan demikian komitmen Kabupaten Matim sebagai Kabupaten layak anak bisa terwujud,” tutupnya.

(Yos Syukur)

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x