Keluarga Bupati dan Wabup Matim didata ulang, ini alasannya

Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas bersama istri ketika menerima Petugas Pendaatan Keluarga di rumah jabatan, Kamis (1/4).

Lensahati.com-Manggarai Timur. Keluarga Bupati dan Wabup Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur didatangi petugas Pendataan Keluarga. Tujuan pendataan tersebut untuk mensukseskan pendaatan keluarga tahun 2021.

Pendataan Keluarga Tahun 2021 tingkat Kabupaten Manggarai Timur, provinsi Nusa Tenggara Timur dimulai dari keluarga Bupati Manggarai Timur Andreas Agas dan keluarga wakil bupati Manggarai Timur Jaghur Stefanus.

Pendataan Keluarga Tahun 2021 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Republik Indonesia mulai tanggal 1 April sampai dengan 31 Mei 2021.

Pendataan dilaksanakan di rumah jabatan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Timur di Golo Lada, Kecamatan Borong, Kamis (1/4).

Pelaksanaan Pendataan Keluarga Tingkat Kabupaten Manggarai Timur dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan pelaksanaan pendataan didampingi oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) bersama jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DP2KBP3A, Aleksius Kantar, menjelaskan, pendataan keluarga ini dengan amanat Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, pemerintah dan pemerintah daerah wajib mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data dan informasi mengenai kependudukan dan keluarga yang dilaksanakan melalui sensus, survei, dan pendataan keluarga.

Bupati Manggarai Timur foto bersama DP2KBP3A usai melaksanakan Pendataan Keluarga, Kamis (1/4).

“Data ini yang kemudian wajib digunakan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah sebagai dasar penetapan kebijakan dan penyelenggaraan pembangunan,” jelasnya.

Ia menerangkan, pendataan keluarga adalah tata cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan pemanfaatan data demografi, data Keluarga Berencana, data Keluarga Sejahtera, dan data anggota keluarga yang dilakukan oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah bersama masyarakat secara serentak setiap 5 (lima) tahun.

“Pendataan serentak ini bertujuan agar data yang dihasilkan akurat, valid, relevan dan dapat dipertanggungjawabkan melalui proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, penyimpanan, serta pemanfaatan data dan informasi kependudukan dan keluarga,” ungkap Aleks.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Stefanus Jaghur, foto bersama DP2KBP3A, Kamis (1/4).

Ia menambahkan, Pendataan Keluarga Tahun 2021 akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Republik Indonesia mulai tanggal 1 April sampai dengan 31 Mei 2021.

Untuk Kabupaten Manggarai Timur, kata Aleks, jumlah KK sebanyak 70.364 (berdasarkan data yang dikumpulkan oleh PKB/PLKB pada bulan Februari 2021).

Dikatakan, sedangkan target jumlah KK yang didata sebanyak 58.644 atau 83,3 % dari jumlah KK yang ada. “Target ini ditetapkan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi NTT,” tutup Aleks. (Yos Syukur).

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x