Polres Mabar amankan 5 nelayan asal Bima, NTB

Lensahati.com-Manggarai Barat. Polres Manggarai Barat, Polda NTT menangkap dan  mengamankan lima orang nelayan tersebut berasal dari Bajo Pulau, Desa Bajo Barat, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kelima nelayan tersebut terindentifikasi berinisial ED (27), IM (26), YI (16), RR (15) dan YN (15),” kata Kapolres Manggarai Barat, AKBP Bambang Hari Wibowo melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Iptu. Yoga Dharma Susanto, ketika dikonfirmasi melalu gawainya, Rabu (14/4).

Alumnus Akademi Kepolisian tahun 2016 itu menjelaskan, tim patroli gabungan mengamankan lima orang nelayan. Kelima nelayan tersebut diduga menangkap ikan dengan menggunakan bom rakitan di perairan Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Sabtu (10/04/2021).

“Tim gabungan tersebut terdiri dari personil Satuan Samapta Polres Manggarai Barat, Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) dan Satuan SPORC Balai Gakkum KLHK,” ungkapnya.

Dikatakanya, kelima terduga pelaku tersebut diduga menangkap ikan dengan menggunakan bom rakitan saat melaut di wilayah TNK yakni di Loh Serikaya, bagian barat Pulau Komodo TNK. tepatnya pada posisi koordinat 8°33′09.3″S 119°23′30.8″E.

Setelah diamankan tim patroli gabungan, kata Iptu Yoga, para pelaku bersama barang bukti, berupa sejumlah ikan dan alat tangkap.

Barang bukti kemudian diangkut menggunakan Kapal Badak Laut, milik Dirjen Hukum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menuju Kota Labuan Bajo, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tambahnya.

Ia menerangkan, para terduga pelaku pemboman ikan ini ditangkap saat tim patroli gabungan melaksanakan giat patroli rutin di sekitar kawasan perairan TNK.

“Saat patroli itulah tim gabungan menemukan para pelaku sedang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bom rakitan,” katanya.

Perwira dua balok itu mengungkapkan tiga terduga yang melarikan diri setelah kelima pelaku ditangkap tim patroli gabungan.

“Untuk ketiga terduga pelaku yangelarikan diri sudah ditetapkan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” ucapnya.

Ia menegaskan, ketiga pelaku berinisial MO (nelayan dan pemasok bahan peledak), HJ (nelayan) dan NM (nelayan).

”Para pelaku juga berasal dari Bajo Pulau, Desa Bajo Barat, Kecamatan Sape, NTB,” ungkapnya.

(YS)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x