Warga Sumba Timur hilang di Pantai Laipori

 

Kapolres Sumba Timur, Polda NTT, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK

Polisi bersama Basarnas dan masyarakat setempat terus berupaya mencari korban, namun karena terkendala cuaca buruk korban belum ditemukan. Personil Polsek Pandawai tetap bersiaga di lokasi

Lensahati.com-Sumba Timur. Warga Kabupaten Sumba Timur hilang saat mencari ikan di pantai Laipori, Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Warga yang hilang tersebut ialah Fernandus Mara Koro (46) warga Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur.
Hal itu disampaikan oleh Kapolres Sumba Timur, Polda NTT, AKBP. Handrio Wicaksono, S.IK ketika dikonfirmasi melalui gawainya, Rabu (31/3).

Ia menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi, Rabu 31Maret 2021, atas laporan Timotius Rame selaku RT 27, Desa Palakahembi serta kedua saksi yaitu Gardiso L.Rihi ( 45) dan Yulius Dara alias Leo (44).

“Informasi orang dilaporkan sekitar jam 07.30 WITA. Kejadiannya di laut Laipori yang sedang melaksanakan giat menangkap ikan dengan cara pukat tanpa perahu atau kapal,” jelas Handrio.

Dijelaskan, berdasarkan keterangan saksi mata, Gardison L. Rihi, bahwa pada hari Selasa, 30 Maret 2021,korban dan para saksi pergi kelaut untuk mencari ikan. Sesampainya dipantai mereka melihat gelombang air laut masih tinggi.

“Karena melihat air laut belum surut, maka mereka berempat beristrahat di dalam pondok yang letaknya tidak jauh dari pantai tersebut,” pungkasnya.

Selanjutnya, kata Handrio, sekitar pukul 02:30 Wita beberapa saksi mengecek kondisi air laut, namun air laut masih belum surut.

“Sambil menunggu air laut surut mereka duduk sambil bercerita, sementara saudara Yulius Dara alias Leo 44 tahun dan Fernandus Mata Koro alias Feri 46 tahun, dalam kondisi tidur. Tidak berselang satu jam Gerson dan Nelis turun laut dan memasang pukat. Nelis menuju kearah barat dan Gerson menuju ke arah timur,” katanya.

Setelah memasang pukat,lanjut dia, saudara Nelis kembali ke pondok untuk membangunkan Leo dan Feri yang sedang tidur namun Leo tidak bangun karena kepalanya sakit. Kemudian Nelis dan Feri masuk kelaut sekitar pukul 04.00 Wita dan sekitar pukul 05.30 Wita.

“Kemudian saudara Gerson kembali ke pondok untuk menanyakan keberadaan Nelis dan sudara Feri namun Leo tidak mengetahui keberadaan mereka,” beber Handrio.

Selanjutnya, kata dia, Gerson bersama Leo mencari dengan cara menggunakan cahaya lampu senter namun tidak menemukannya.

“Atas kejadian ini maka Gerson dan sudara Leo melaporkan kejadian tersebut kepada RT terdekat dan sekitar pukul 07.30 Wita warga menemukan Nelis dan mereka membawanya ke Puskesmas Kawangu selanjutnya dirujuk ke RSK. Lindimara Waingapu untuk mendapatkan perawatan medis sedangkan saudara Ferdinandus belum ditemukan,” ungkapnya.

Personel Polisi Siaga di TKP, Foto: Polres Sumba Timur

Handrio menambahkan, setelah mendapat informasi tersebut, maka beberapa anggota dari Polsek Pandawai yaitu Aipda Dominggus Wabang, Aipda Sorun Edi, Bripka Alberson koy, Bripka Oswaldus Susu, Bripka Josua L. Langi, serta Tim BASARNAS berusaha untuk melakukan perncaria korban.

“Polisi bersama Basarnas dan masyarakat setempat terus berupaya mencari korban, namun karena terkendala cuaca buruk korban belum ditemukan. Personil Polsek Pandawai tetap bersiaga di lokasi,” tutup Handrio.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x